TANGISAN BAYI PALESTINA
Kemarin
Tangisan bayi-bayi itu
Masih terdengar syahdu
Suaranya indah dan merdu
Lebih indah dari suara orkestra
Atau alunan irama musik lainnya
Tangisan bayi-bayi dalam kehidupan
Menjadi kebahagiaan yang selalu dinantikan
Namun
Tiba-tiba
Tangisan itu hilang
Berganti dentuman kekejaman,
Kematian dan kedzoliman
Tiba-tiba
Bayi-bayi itu diam dan tak melihat lagi kehidupan
Bayi-bayi palestina yang malang
Mereka tidaklah berdosa
Seharusnya mereka dibiarkan menangis
Seharusnya mereka dibiarkan menapaki kehidupan
Seharusnya ia tak boleh menyaksikan
Kebiadaban dan keganasan
Manusia iblis yang lebih iblis
Dari iblis sebenarnya
Tapi dasar manusia iblis
Tak punya hati dan perasaan
Bayi-bayi malang itu
Tak dibiarkannya
Tuk sekedar menatap kehidupan
Karena sebenarnya
Ia takut dan pengecut
Bayi-bayi itu nanti
Akan menjadi simbol kebenaran
Dan penentang kedholiman
Benar-benar cemen
Aku tertawa
Tertawa sekencangnya
Tang-tang besi
Bom-bom artileri
Senjata-senjata canggih mereka
Takut pada bayi-bayi mungil
Yang hanya bisa menangis tuk minta makan dan minum
Manusia yang belum bisa berdiri dengan kakinya sendiri
Teringat ku pada Fir’aun
Pemimpin sombong pengaku Tuhan
Yang hanya dengan satu kata
Bisa menghancurkan manusia yang tak mautunduk padanya
Ia ketakutan luar biasa
Pada setiap bayi yang terlahir dalam kehidupan
Yang diramal akan menjadi penentang dan bisa mengalahkannya
Ia libas semua bayi yang lahir pada kala itu
Israel tak ubahnya dengan Fir’aun
Kejam,
Tapi sejainya cemen dan pengecut
Kekejamannya hanya simbol ketakutan
Meskipun Israel bunuh ratusan bayi tak berdosa
Tapi Allah tak pernah berhenti
Untuk melahirkan ribuan bahkan jutaan
Atau milyaran bayi
Untuk menjadi manusia-manusia pemberani
Penentang kedholiman dan kemunkaran
Di muka bumi
Allahu Akbar….. Allahu Akbar….
Allahu Akbar….. Allahu Akbar….
Allahu Akbar
Jakarta, 16 Muharram 1430 H
12 Januari 2009 M
-
Terkini
- ibu, maafkan aku
- Hidayatullah.com – Prof. Azyumardi: Pendidikan Islam di IAIN adalah “Islam Liberal”
- TANGISAN BAYI PALESTINA
- PALESTINA TAK PERNAH MENYERAH
- TANGISAN BAYI PALESTINA
- My Inspiring
- Malu Aku Pada Mereka
- LEMBARAN CINTA NINA
- Beruntung Anda Jika Seperti ini?
- BURUNG GAGAK DAN SEBUAH BOTOL*
- Istighfar Yuk !
- Alhamdulillah Aku Hadir
-
Tautan
-
Arsip
- Desember 2011 (1)
- Februari 2011 (1)
- Februari 2010 (1)
- Mei 2009 (2)
- Agustus 2008 (1)
- April 2008 (4)
- Maret 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS