ibu, maafkan aku
Hari ini
Memang Hari ibu
Lalu?
Apa hanya hari ini aku ringankan beban-beban ibuku?
Apa hanya hari ini aku berbakti dan mengerjakan tugas-tugasmu ibu?
Yang ku tahu
Hakmu atasku tidak untuk satu hari
Tapi
Sejak kau biarkan aku ada dalam rahimmu
Yang dengan sabar tanpa mengeluh sedikitpun
Kau tanggung beban yang sangat berat itu
Saat lahirpun kau dengan suka rela
Masih bersedia untuk siang malam menjagaku,
Tidak biarkan satu nyamukpun menyentuhku
Walau kadangkala kau marah atas kenakalanku
Tapi kau menangis di kamarmu menyesali kemarahanmu
Saat ku besar dan bisa melakukan semua sendiri
Aku masih buat kau tak tenang
memikirkanku dan mengkhawatirkanku
sedang apa aku?
Sudah makan atau belum?
Amankah diriku ketika kau lepas aku
Untuk sekolah
Merantau untuk kuliah?
Jika bukan untuk kemajuanku
Dan aku menjadi orang sukses
Sepertinya tak sudi kau lepas aku sendiri, menjalani semua sendiri
Hanya iman dan kepasrahan yang membuatmu kuat bertahan
Di tengah kekhawatiranmu padaku
Do’a yang tidak henti di setiap sholatmu
curahan hati pada Alloh yang membuatmu ikhlas
merelakanku pergi demi tercapainya cita-citaku
Sebuah pengorbanan maha dahsyat dan tak kan mungkin terbalaskan
Tapi ibu
Maafkan aku
Maafkan aku
Maafkan aku
Aku belum memahami kekhawatiranmu
Aku terlalu egois
Tak pernah peduli akan nasihatmu dan pesan-pesanmu
Ku buat kau getar getir
Tak enak makan
Tak nyenyak tidurmu
Karena memikirkanku
Ibu
Maafkan aku
Aku belum bisa bilang
I love you Mom
Seperti anak- anak yang bisa mengekpresikannya
Lidahku terlalu kelu
Atau terlalu tengsin ku katakan itu
Ibu
Maafkan ibu
Di usiaku yang sudah lebih seperempat abad
Aku belum bisa membanggakanmu
Aku belum bisa menjadi bahan pembicaraanmu dengan teman-temanmu
Aku tahu kau iri saat kau dengar temanmu ceritakan prestasi anaknya
Ibu
Maafkan aku
Aku belum mewujudkan harapan-harapanmu
ibu
Maafkan aku
Aku hanya bisa membuat catatan ini untukmu
Aku hanya bis bilang melalui catatan ini
Aku bangga dan sangat bersyukur
Aku lahir dari rahimmu
ibu
Terima kasihku untukmu ibu
Terima kasihku untuk segala cintamu yang tak terbatas
Terima kasihku atas segala do’a dan pengorbananmu
Jakarta 22 desember 2011
Special di hari IBU
-
Terkini
- ibu, maafkan aku
- Hidayatullah.com – Prof. Azyumardi: Pendidikan Islam di IAIN adalah “Islam Liberal”
- TANGISAN BAYI PALESTINA
- PALESTINA TAK PERNAH MENYERAH
- TANGISAN BAYI PALESTINA
- My Inspiring
- Malu Aku Pada Mereka
- LEMBARAN CINTA NINA
- Beruntung Anda Jika Seperti ini?
- BURUNG GAGAK DAN SEBUAH BOTOL*
- Istighfar Yuk !
- Alhamdulillah Aku Hadir
-
Tautan
-
Arsip
- Desember 2011 (1)
- Februari 2011 (1)
- Februari 2010 (1)
- Mei 2009 (2)
- Agustus 2008 (1)
- April 2008 (4)
- Maret 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS